Ketahui 8 makanan bergizi untuk ibu hamil (bumil)



Makan makanan bergizi saat ibu hamil itu penting. Sebab, hal itu sangat berpengaruh terhadap ibu maupun buah hati di dalam kandungan. 

Saat ibu hamil, asupan makanan setidaknya harus mengandung protein, vitamin dan mineral, jenis lemak yang sehat, karbohidrat kompleks, serat, dan cairan. 

Nutrisi tersebut sangat dibutuhkan untuk perkembangan bayi dalam kandungan. Selain itu, diperlukan juga asupan asam folat yang tinggi untuk menghindari janin terlahir cacat. 

Sejumlah nutrisi tersebut terkandung dalam beberapa jenis makanan yang baik bagi ibu hamil. 

8 Makanan untuk ibu hamil 

Dirangkum dari laman Healthline, berikut 8 makanan untuk ibu hamil agar Anda bisa mencapai jumlah nutrisi yang diperlukan selama masa kehamilan:

1. Produk olahan susu

Selama kehamilan, Anda perlu mengonsumsi protein dan kalsium ekstra untuk memenuhi kebutuhan si kecil yang sedang tumbuh. Produk olahan susu seperti susu, keju, dan yogurt mengandung dua jenis protein berkualitas tinggi semisal kasein dan whey.

Selain itu, produk olahan susu adalah sumber kalsium makanan terbaik, dan menyediakan fosfor, vitamin B, magnesium, dan seng dalam jumlah tinggi.

Yogurt, terutama yogurt Yunani, mengandung lebih banyak kalsium daripada kebanyakan produk susu lainnya dan sangat bermanfaat. Beberapa varietas juga mengandung bakteri probiotik, yang mendukung kesehatan pencernaan.

2. Kacang-kacangan

Kelompok makanan ini termasuk kacang polong, buncis, kedelai, dan kacang tanah. Kacang-kacangan adalah sumber serat, protein, zat besi, folat, dan kalsium nabati yang bagus dan dibutuhkan tubuh Anda lebih banyak selama kehamilan.

Folat adalah salah satu vitamin B (B9) yang paling penting. Ini sangat penting bagi ibu hamil dan bayinya, terutama selama trimester pertama, dan bahkan sebelumnya.

Anda membutuhkan setidaknya 600 mikrogram (mcg) folat setiap hari, yang bisa jadi sulit untuk dicapai hanya dengan makanan. 

Selain itu, kacang-kacangan juga memiliki serat yang sangat tinggi. Beberapa varietas juga tinggi zat besi, magnesium, dan kalium. 

3. Ubi jalar

Ubi jalar kaya akan beta karoten, senyawa tanaman yang diubah menjadi vitamin A dalam tubuh Anda.

Vitamin A penting untuk perkembangan bayi. Waspadai sumber vitamin A hewani dalam jumlah berlebihan, seperti jeroan, yang dapat menyebabkan toksisitas dalam jumlah tinggi.

Selain itu, ubi jalar juga menjadi sumber serat nabati yang melimpah. Serat membuat Anda kenyang lebih lama, mengurangi lonjakan gula darah, dan meningkatkan kesehatan pencernaan. 

4. Salmon dan ikan-ikanan 

Salmon kaya akan asam lemak omega-3 esensial yang memiliki banyak manfaat. Hal ini dapat membantu perkembangan otak dan mata bayi dalam kandungan. 

Selain itu, salmon adalah salah satu dari sedikit sumber vitamin D alami. Ini penting untuk kesehatan tulang dan fungsi kekebalan tubuh.

Namun, perlu juga dibatasi konsumsi makanan laut karena merkuri dan kontaminasi lainnya dalam produk makanan laut. 

5. Telur

Telur dapat mengandung sekitar 80 kalori, protein berkualitas tinggi, lemak, dan banyak vitamin dan mineral.

Telur adalah sumber kolin yang bagus, nutrisi penting selama kehamilan. Ini penting dalam perkembangan otak bayi dan membantu mencegah kelainan perkembangan otak dan tulang belakang.

Satu telur utuh mengandung kira-kira 147 miligram (mg) kolin, yang akan membuat Anda mendekati asupan kolin yang disarankan saat ini sebesar 450 mg per hari saat hamil. 

6. Brokoli dan sayuran hijau tua

Brokoli dan sayuran hijau tua, seperti kangkung dan bayam, mengandung begitu banyak nutrisi yang Anda butuhkan. Manfaatnya antara lain serat, vitamin C, vitamin K, vitamin A, kalsium, zat besi, folat, dan kalium.

Sayuran juga dikaitkan dengan penurunan risiko berat badan lahir rendah.

7. Daging dan protein tanpa lemak

Daging sapi tanpa lemak dan ayam merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang sangat baik. Daging sapi juga kaya zat besi, kolin, dan vitamin B lainnya yang dibutuhkan dalam jumlah lebih banyak selama kehamilan.

Zat besi merupakan mineral esensial yang digunakan oleh sel darah merah sebagai bagian dari hemoglobin. Anda akan membutuhkan lebih banyak zat besi karena volume darah Anda meningkat terutama di trimester ketiga Anda.

Kadar zat besi yang rendah selama awal dan pertengahan kehamilan dapat menyebabkan anemia defisiensi besi, yang meningkatkan risiko berat badan lahir rendah dan komplikasi lainnya.

8. Alpukat

Alpukat kaya akan serat, vitamin B (terutama folat), vitamin K, kalium, tembaga, vitamin E, dan vitamin C. Karena kandungan lemak sehat, folat, dan kalium yang tinggi, alpukat adalah pilihan yang bagus selama kehamilan. 

Lemak sehat membantu membangun kulit, otak, dan jaringan si kecil, dan folat dapat membantu mencegah cacat tabung saraf, kelainan perkembangan otak dan tulang belakang seperti spina bifida.

Kalium dapat membantu meredakan kram kaki, efek samping kehamilan bagi sebagian wanita. Nah, itulah 8 makanan untuk ibu hamil guna memenuhi nutrisi yang dibutuhkan selama masa kehamilan. 

Sumber: kontan

ads

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel